Apocalypsoo Deleted Part #Shinhye and #Luhan

ap

Apocalypsoo Deleted Part #Shinhye and #Luhan

xianara | Park Shinhye / Xi Luhan | AU, Adventure, Crack, slight!, Fluff | 377 words count | General | beside the poster and story i own nothing!!!

FallenApocalypsooSuzy 

-Apocalypsoo Deleted Part #Shinhye and #Luhan-

Samudera Pasifik, koordinat 5°00’ LU 180°05’ BT,

“Astaga! Aku masih hidup! Tuhan terima kasih!!!”

Luhan lantas segera melihat sekelilingnya. Lautan membentang begitu luas seperti tak berujung. Radarnya pun menangkap seorang wanita yang kepalanya terlungkup sambil mengambang di tengah lautan. Kira-kira jaraknya dengan tempatnya mengambang itu sekitar 10 meter. Matanya pun terbelalak.

Itu Park Shinhye!

Luhan pun berenang dengan tergesa-gesa menghampiri rekan sejawatnya itu. Sesampainya di sana, ia segera menepuk kedua pipi gadis itu. Tidak ada respon. Lantas ia meletakan telunjuknya di bawah lubang hidung gadis itu. Ia masih merasakan hembusan nafas Shinhye. Ia masih bernapas. Park Shinhye masih hidup!!

“Park Shinhye! Kumohon sadarlah!” Luhan tak berhenti menyadarkan gadis itu dengan menepukan pipi chubby gadis itu. Tak lama kemudian, kepala gadis itu bergerak pelan. Mulutnya pun megap-megap. Ia terbatuk. Lantas kedua matanya pun membuka perlahan.

“Shinhye!”

Luhan hampir saja mencium pipi tembam itu sebelum Shinhye menampar pipi pria itu terlebih dahulu.

Plak!

“He! Kenapa menamparku? Sakit tahu!”

“Kita harus memberitahu lokasi kita ke Washington DC!”

Luhan membelalakan matanya tak percaya. Setelah siuman dari pingsannya gadis itu malah menyuarakan sesuatu yang mampu membuat lumba-lumba menari gangnam style mendengarnya. Hello! Kita berada di tengah-tengah lautan teduh!! Mengambang di tengah-tengah samudera terluas nomor satu sedunia!

“Apa kau bilang? He, “

Shinye memandang pria itu dengan pandangan yang menyiratkan ketidakpercayaan. Ia pun segera meraba bagian lehernya. Setelah merasakan seutas tali yang menggantung, ia pun segera menariknya keluar dan menunjukannya kepada Luhan.

ID card kita kan dilengkapi dengan microchip dan sensor yang langsung terhubung ke pusat. Jangan lupa juga, ID card kita ini anti-peluru, kedap air, dan anti-ledakan. Jadi dengan mengaktifkan sensor ini orang-orang di Washington DC akan menemukan kita dengan melacak radar dari sini.“

“Kau memang cerdas! Bodohnya diriku.”

“He, makanya jangan suka meng-understimate orang lain!”

“Ak! Bagaimana dengan keadaan Jongsuk? Ck, orang dungu itu!”

Shinhye kembali menampar pipi tirus pria itu. “Kau juga dungu, Luhan!! Kalian itu kan Si Dumb and Dumber! “

“Dia juga tahu kok soal ini. Jadi mungkin dia juga sudah mengaktifkan radar pelacaknya.”

“Kalau dia masih hidup? Kalau tidak?”

Gadis itu tak menghiraukan ucapan Luhan barusan. Sebuah tombol berbentuk pipih yang warnanya menyaru dengan warna  ID card gadis itu – merah terang – pun lantas ditekan. Kemudianterdengar bunyi bip pelan setelahnya.

“Intuisiku mengatakan dia masih hidup. Bahkan dia sangat menikmati keadaannya itu, “

CUT.

Advertisements

Escape your thoughts!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s