[#COLORS’ Series] One Step

cover

COLORS‘  Series

One Step

Wang Fei | AU, Life, Crack! | Drabble | General | disclaimer: beside the plot and story  line i own nothing.

Satu langkah ke depan, satu langkah ke belakang, mana yang akan kau ambil?

Fei ragu. Apakah ia harus mengambil langkah ke depan atau ke belakang: menunaikan kewajiban atau lekas meninggalkan bayang-bayang seorang pria yang gemar menghisap cigarette setiap kali bersua. Hatinya sendiri pun mengunggah sebuah ultimatum agar dirinya segera menuntaskan kewajibannya. Waktu yang diberikan pria itu nyatanya sudah melewati batas. Seperti bom waktu yang siap meledak, jangka yang disediakan pria bertulang pipi tegas itu akan habis masanya dan siap meledak.

“Tak bisakah kau melihatku?”

“Maafkan aku.”

Fei menurunkan pandangan pada tanah yang menopang tubuhnya. Aroma khas hujan yang mengunci indera penciuman wanita itu pun menahannya agar tidak menatap pria yang berdiri dengan angkuh di depan.

“Fei, kau tahu, besok adalah hari terakhir, “

Fei mendesah. Ia pun memberanikan diri mengangkat kepala yang sedari tadi menekuri sepatu kanvas putihnya yang sudah kotor karena terkena cipratan air lumpur yang menggenang di tempat ia bekerja, Seoul Forest.

“Tentu saja. Aku tidak lupa kok, Zhoumi.”

“Bagus. Salah mengambil satu langkah kau akan tahu akibatnya.”

Fei mengangguk sambil menggumamkan kata ‘iya’. Zhoumi – pria berjaket kulit berwarna cokelat mete itu pun mengangguk sangsi. Tangannya pun terangkat untuk menepuk pelan pundak Fei.

***

***

Makanya jangan pernah menunggak angsuran kredit laptopmu. Kalau sudah jatuh tempo, jadi repot ‘kan?

***

***

Zhoumi menasihati gadis yang setahun lebih muda darinya itu. “Beruntung si Nyonya May itu menyuruhku untuk menjadi debt collector kreditmu. Coba kalau orang lain, habislah kau. Bisa kau bayangkan itu, Fei?”

Fei kembali mengangguk. Yah, kewajibannya adalah membayar cicilan laptopnya sudah jatuh tempo dua minggu yang lalu. Dan esok adalah kompensasi terakhir yang diberikan oleh pihak toko elektronik Tiongkok di Hongdae untuknya. Entahlah sehabis ini ia harus berbuat apa, yang paling penting adalah Fei tidak boleh salah mengambil langkah.

Kabur dari Seoul, meninggalkan cicilannya, atau membayar cicilan laptopnya dengan cara gali lobang dan tutup lobang.

TAMAT

Advertisements

11 comments

  1. Astaga kukira ini apa galau banget sampe kebawa….Ternyata bayar cicilan laptop 😀 padahal kata-kata di paragraf pertama sukses nancep di hati. Tapi cicilan masih nggantung itu emang udah bikin paling galau hohoho apalagi kalau sudah overdue/?

    Like

    1. haha 😀 emg dasar nih kakFei, sok2 ngutang segala sih,..;*dalem hati fei, semoga si zhoumi mau minjemin gue duit buat bayar utang, #plak*
      nah yg namanya utang emg bikin hidup gak tenang! 😀
      btw, terima kasih sudah mampir ya dear 😉

      Like

  2. dan setelah mampir ke series punya jia trs ke sini. astaga fei kirain ngapa mah depannya angsty pol tapi begitu di belakang XD bapak zhoumi jadi debt collector? ya ampun udh bosan jadi idol rupanya.
    maaf ya komenanku dikit banget huhu, tapi aku suka kok!! keep writing! XD

    Like

    1. hello lagi kak 😀 waduh kak liana komenan mau dikit atau banyak gak apa-apa yang penting esensi dari komenannya 😀
      dan thanks lg for dropping komen ^^

      Like

Escape your thoughts!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s