[#COLORS’ Series] Love Song

cover

COLORSSeries

Love Song

Previous Tracks: One Step, Only You

@xianara | Lee Min Young [Min] and Bae Sooji [Suzy] | AU, College-Life, Fluff, Friendship | Drabble | disclaimer: beside the plot and story line  i own nothing!!

Lagu cinta favoritmu. Apa itu?

Lagu merupakan nyanyian jiwa. Setiap lagu memiliki lirik dan makna tersendiri. Begitu juga dengan lagu cinta. Duh, lagi-lagi cinta. Melodi yang mendayu kadang menjadi pemanis dalam sebuah lagu cinta. Misalnya, dalam lagu ballad kau akan menjumpai nada dari instrument yang membuatmu layu hanya karena mendegar intro lagunya. Dalam lagu cinta pop yang temponya cepat, telingamu akan dimanjakan oleh lirik-lirik lagu yang manis dan blak-blakan. Intinya, semua itu kembali pada dirimu, Kawan. Lagu cinta versimu.

Min mendengus kala membaca selebaran mengenai Lagu Cinta yang disebarkan oleh mahasiswa Jurusan Musik di depan gerbang utama Universitas Kyunghee. Dalam selebaran itu juga terdapat warta ajakan untuk para mahasiswa seluruh fakultas untuk menghadiri festival musik yang rutin diadakan Jurusan Seni Musik. Selebaran berwarna kuning pisang itu pun dilipat dua lekukan, lalu dimasukkan ke dalam saku ransel milik Suzy.

“Ayolah, cepat ke kelas. Mata kuliah Profesor Botak sebentar lagi akan dimulai.” desak Min kepada Suzy yang fokus menelaah tiap baris kalimat dan kata dalam selebran tersebut.

“Tunggu dulu sebentar, “

“Apa lagi, eo?”

“Aku mau ikut festival musik itu!”

“Lalu?”

“Masalahnya aku tidak tahu apa lagu cinta favoritku.”

Decak meremehkan keluar begitu saja dari bibir milik Min. Seorang seperti Min tahu benar apa itu definisi dan hakiki dari sebuah lagu meskipun dirinya bukan Mahasiswi Jurusan Seni Musik. Terlebih, lagu cinta yang menjadi momok menggelikan bagi kepribadian straight-forward yang dimiliki gadis bernama lengkap Lee Min Young.

Sambil merangkul pundak Suzy, Min pun membuka langkah untuk menyeret gadis itu masuk ke dalam kelas. Lalu dengan santai, Min memberikan nasihat kepada teman satu kelasnya yang terkenal labil macam jembatan gantung di gunung Jiri.

Love song. You don’t need to find it but you have to feel it. Suzy-a, when you hear the song that really relates you, you will know that a feeling that felt by your heart and soul. A song to remember someone or something that warms your heart, flutters your soul, and slays your smile. That what makes ordinary song become love song.”

“Min-a, what did you say?” ujar Suzy takjub sambil meremas jemari Min yang menempel di atas pundaknya. “A-apakah itu adalah definisi lagu cinta secara filsafat?! Aigoo! Min-a, kau hebat sekali!!”

Suzy mengacungkan jempol ke wajah Min sambil menyunggingkan senyum secerah lampu neon di kelasnya. Dia pun tak menyangka bahwa Min yang dikenal sebagai gadis anti melankolis mampu mengutarakan jawaban yang kental membawa perasaan dan aroma akan filsafat yang mampu merontokkan tiap helai rambut di kepala. Cekikikan yang mengalir dari pita suara Suzy pun hanya dibalas cibiran tak bersuara oleh Min.

Eo, lupakan. Kau ini, “ lirih Min sambil melepaskan pegangan pada pundak sempit Suzy.

“Min-a,

“Apa lagi?”

“Kau melupakan sesuatu.”

Suzy pun menatap jahil Min yang terlihat keheranan.

“Apa yang aku lupakan?”

“Lagu cinta favoritmu. Apa itu?”

“Tidak ada.” jawab Min pasti.

TAMAT

Advertisements

7 comments

Escape your thoughts!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s