[Ficlet] The Devious

thedev

Super Junior Kim Heechul and Choi Siwon | AU, Fluff, slight!Dark and Fantasy, failed-Brothership | ficlet | Teen and Up | beside the poster and story-line i own nothing

July, 2015©

Sudah sepersekian menit, lembar kerja pengolah kata itu terbiarkan melompong, tak terisi words yang dihasilkan dari benturan jemari tangan dengan keyboard.

Heechul, pemuda yang meragu bila dibilang masih muda itu kemudian mengacak surai vanilla-nya dan tergeletak pasrah di atas ranjang lapuknya. Pasalnya, sudah sekian lama ia berkutat di depan layar namun ujung-ujungnya, kebuntuan, lah yang diterimanya.

Alih-alih, menonaktifkan Microsoft Word pada laptop-nya, pemuda itu membiarkan sabak digital tersebut untuk tertidur dengan sendiri. Heechul tak mengerti mengapa setan itu selalu menyusahkannya? Padahal, ‘kan tidak seharusnya begitu.

Buntu dan sedikit malas membuatnya tidak bisa menelurkan satu halaman pun untuk deadline besok petang. Bayangan kepala editor-nya yang berkumis baplang sontak mengetuk-ngetuk ruang imajiner pemuda itu. Senyum sinisnya terkulai lebar seiring dengan kinerja Heechul yang diyakini akan turun indeks di hadapan si kepala editor.

Kepada ruangan seluas delapan kali delapan meter persegi tersebut, sebuah makhluk bertampang maskulin mendiami salah satu sudut dekat meja kerja Heechul. Makhluk tersebut tersenyum licik, seolah menikmati hela demi hela napas Heechul yang kian terasa berat lantaran stres yang dipikulnya.

Heechul yang tengah dalam posisi seperti kura-kura itu menengadah sembari memandang langit-langit kamarnya yang redup lantaran bohlam yang sebentar lagi mungkin akan tamat riwayatnya.  Sikunya diajak untuk bertumpu pada kasur yang cukup empuk tersebut, memangku dagunya.

Laki-laki itu pun mendengus sebentar sebelum berucap, “aku bisa berusaha sendiri. Aku bisa!! Aku tidak butuh bantuanmu!! Setan gledek!”

.

.

Sepertinya kau akan menyerah, Kim Heechul.

.

Makhluk yang sebelumnya berdiri di sudut kamar Heechul pun kini duduk sila di sebelahnya. Tampang masam layaknya Jeruk Jeju gagal panen terpeta sempurna di wajah pemuda Kim tersebut. Sementara si makhluk berjas berwarna biru kobalt dengan aksen kemeja seputih kapas di dalamnya itu menatap Heechul dengan roman muka yang tenang.

“Aku tidak butuh bantuanmu untuk mengerjakan tugasku. Aku bisa melakukannya sendiri!”

“Bohong.”

Tidak sepenuhnya benar, berarti bohong.

Benar, Heechul memang mengalami kesulitan dalam mengerjakan deadline yang mesti dikumpul dalam tempo sebentar lagi. Namun kali ini ia ingin berdiri di atas kaki sendiri. Ia ingin menghasilkan suatu karya yang murni berasal dari pemikirannya sendiri. Bukan berasal dari makhluk yang tampangnya lebih oke darinya – well, ini mengesalkan untuk diakui – dan lebih muda empat tahun darinya itu.

“Aku hanya akan memberimu referensi, sisanya bisa kaukerjakan sendiri.” usulnya.

Tingkat kemasaman pada wajah Heechul mendadak memudar namun belum sepenuhnya menghilang. Selanjutnya, ia pun segera bangkit dari posisi kura-kuranya, menatap layar laptop-nya yang sudah menggelap sendiri. Kemudian, sedikit menimang-nimang bantuan yang ditawarkan oleh pria beralis tebal di sebelahnya itu.

“60:40. Aku 60 dan kau 40-nya kalau itu aku baru setuju. Bagaimana, Siwon?”

Pria berahang kukuh bernama Siwon itu langsung mengangguk singkat. Kemudian, dari jentikkan tangannya keluar seberkas cahaya yang tereliminasi menjadi kumpulan kertas yang entah apa isinya.

“Berasal dari arsip nasional, kau bisa memakainya. Jadi?”

“Ide yang bagus. Eung, terimakasih!” sambar Heechul dengan tangkas.

Makhluk yang samar eksistensinya itu membalas ucapan terimakasih kikuk Heechul dengan salut dari telunjuknya. Sejemang kemudian, makhluk itu pun lenyap dari ruangan yang didominasi warna krem itu dan meninggalkan Heechul yang mulai menggerakan kursor laptop, memilih new document dan mulai bekerja kembali.

.

“Meski dia mengesalkan ternyata dia bisa membantuku juga. Hu, akting jual mahalku berhasil juga. Haha, Kim Heechul, kau yang terbaik!!” pujinya kepada diri sendiri sembari mengikik di depan laptop.

.

.

Sementara itu,

“Tuan Lee, tolong gantikan aku dengan D’evil lainnya untuk menjadi partner Kim Heechul. Aku sudah tidak sanggup!!”

.

TAMAT


  • Dibuat khusus untuk menandai kambeknya akang-akang SUPER JUNIOR dan milad-nya Heenim ❤
  • Gajelas pasti, yekan seperti biasanya. Haha. Alhamdulillah(?)*bilangnya pakai nada Mas Sopo*
Advertisements

Escape your thoughts!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s