[Playlist-Fict] #9: Hole in Your Face

9

xianara presents

#9: Hole in Your Face

a song-based story with, GOT 7 Mark and OC Carissa Tan | AU, little bit Angst, Romance, Sad | drabble, song-fict | disclaimer beside the poster and story-line

August, 2015©

.

I thought that we would know everything by being in love
But she is walking away
She is walking away – 
Hole in Your Face by PHANTOM

.

part of Playlist-Fict

.

“Kau pasti merasa terluka ‘kan, Mark.”

“Tidak. Kata siapa?”

Gadis itu lantas terdiam sebelum megenggam kembali secangkir penuh cokelat panas yang masih mengepulkan asap.

“Maaf.” ucapnya pelan sambil menunduk.

Aku pun tidak menggubrisnya, justru memandangnya dengan pandangan yang datar. Bola matanya sontak berbelok arah dariku yang lekat mengamatinya. Seujung bibirku, kutarik sedikit hingga membentuk sebuah lekuk yang agak timpang.

“Terimakasih lho, sebelumnya, atas segalanya. Aku benar-benar repot bagaimana harus mengembalikan semua hadiah pemberianmu.”

“Tidak, kau tidak harus mengembalikannya. Simpan saja untukmu sendiri.”

“Kalau aku menolak, bagaimana?”

Bagus, sekarang aku pun terdengar seperti mantan kekasih yang congkak dan sok. Sejurus kemudian, wajah gadis cantik bernama Carissa itu memucat seperti kelinci terjepit pintu. Aku melengos, enggan melihatnya.

.

Oh, Carissa Tan.

.

“Mengapa kau berubah sekali, Mark? Apa sebegitukah bencinya kau kepadaku?”

“Carissa Tan,  –  “

Aku tidak mengerti, mengapa wanita itu selalu mengungkit-ngungkit kesalahan yang jelas-jelas bukan milikku? Mengapa pula Carissa malah menyudutkanku dengan mengatakan aku membencinya? Kurasa ada yang aneh. Bukannya dia yang memutuskanku waktu itu, jadi mengapa pula aku harus membencinya?

Sedikit banyak, pihak yang diputuskan akan merasa sakit hati. Namun itu tidak berlaku bagiku, sungguh.

Memang, aku sangat menyayangi gadisku itu. Bahkan terlanjur mencintainya setengah hidup. Tetapi ketika ia memutuskan hubungannya denganku tanpa mengusung sebuah alasan, tentu kesalahan itu terletak padaku bukan?

Namun sekarang, apa yang terjadi padanya? Mengapa wajah sendunya itu merontokkan tiap jengkal hampa dan suram di hatiku? Meski aku tahu, aku telah bersumpah untuk menghapus nama Carissa di alun-alun jantungku, mengapa pula, perasaan ini justru tak dapat berkompromi.

“ – kau salah. Aku tidak berubah dan aku tidak membencimu.” ucapku seraya menepuk telapak tangannya. Kemudian segera menarik kembali tanganku itu.

“Lalu?”

“Sayangnya, tidak ada kelanjutannya. Jika kau bertanya mengapa seperti itu, aku pun tidak tahu.”

Gadis itu termenung mendengar ucapanku. Senyuman setipis sirus perlahan muncul di atas bibirku.

Sebelum aku meninggalkan sudut kafe minimalis di tengah kota ini, secangkir kopi arabika yang belum tersentuh sama sekali itu pun, kuseruput sejenak.

“Satu lagi, kau belum pindah dari rumahmu sebelumnya, ‘kan? Aku akan mengirim hadiah-hadiahmu ke sana saja ya.”

Carissa mengangguk kemudian tersenyum kepadaku – yang kuyakin senyuman itu terpaksa. Oh, aku memang seorang Mark yang tega. Tega sekali berbuat sebegitu kejam kepada seorang gadis yang polos seperti Carissa.

Tetapi bukan itu maksudku.

Sungguh, bukan itu melainkan aku hanya ingin menyembunyikan apa yang seharusnya tidak dilihat dan dirasa oleh mantan gadisku itu.

.

.

Sebetulnya, senyuman yang sedari kupertahankan sebagian besar palsu dan ingkar. Tak ada ‘aku yang baik-baik saja’ dan menerima keputusannya meninggalkanku. Wajahku, hatiku, bahkan sampai ke taraf hidupku masih terluka. Masih terasa sangat sakit. Luka yang menganga itu masih belum sembuh benar.

Oh, Carissa Tan!

Seandainya kau mendengarkanku bahwa aku sangat merindukan kau dan aku seperti dulu.

TAMAT

Advertisements

Escape your thoughts!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s