DAY2 – Out of My Mind

day2

The Day-Series

DAY2 – Out of My Mind

A song-based story with, DAY6 Park Sungjin and BTS Jeon Jungkook

| AU!Siblings, Family, Fluff, slice of Life | general | ficlet, song-fict |

September 2015©

.

I think I’m out of my mind, this isn’t right – Out of My Mind.

.

part of this

.

“Ayolah, temani aku sehari saja? Tolong aku, ya?”

Rengekan Sungjin sedari tadi tidak berhenti mencemari indera pendengaran Jungkook yang sedang menikmati Minggu sore sembari bercengkerama dengan joystick PS4 miliknya. Matanya yang sudah segaris dibuat makin kecil lantaran rengekan kakak sepupunya yang sukses menghancurkan konsentrasi untuk menembakkan peluru kepada para lawan hingga ia sendiri yang tertembak oleh peluru lawan. Game over!

“Memangnya tidak bisa pergi sendiri?” tanya Jungkook tanpa memerhatikan raut Sungjin yang sudah memelas. “Kalau aku mau ikut menemani, aku akan dapat apa? Jangan bilang aku dapat voucher untuk menyewa studio band milik paman lagi. Tidak tapi terimakasih.”

Jungkook bangun dari tempat duduknya, meninggalkan Sungjin yang masih membatu di dalam keterdiamannya. Membujuk pemuda tanggung ini susah-susah gampang dan diperlukan taktik yang cerdik. Oleh sebab itu, sekarang Sungjin pun berpikir dengan keras bahkan sampai memutar otaknya searah jarum jam untuk menemukan jawaban yang tepat.

Hyeong, “ panggil Jungkook sambil melempar sebuah majalah remaja milik adik perempuannya yang kesasar dan berada di kamarnya,  “kautahu Red Velvet, ‘kan?”

Kepala pemuda Park yang tertunduk sontak menemukan lima sosok gadis bersurai blonde yang sedang berpose ke arahnya. Matanya menelusuri wajah kelima gadis tersebut satu persatu, yang menurut Sungjin, sama semua. Melalui kedua manik hitamnya, Sungjin pun berbicara kepada Jungkook, “Red Velvet?

Pemuda Jeon juga membalas perkataan Sungjin melalui tatapan mata. Sungjin tahu-tahu mendelik sedangkan Jungkook menaikkan alis. Keduanya bersitatap tanpa suara hingga satu simpulan final membelah sunyi di antara keduanya. Melahirkan kurva jenaka pada wajah Jungkook dengan niat gila yang terselubung.

.

.

Kalau aku lulus ujian mengemudi, aku akan menari Ice Cream Cake di lapangan terbuka dengan kau sebagai kameramennya!

Nah, itu baru Hyeong-ku. Setuju!

.

.

.

“Ini tidak benar, sungguh. Yya, Jeon Jungkook!”

Jungkook melambaikan sebuah handy-cam menggunakan tangan kanannya kepada Sungjin yang berseru kepadanya. Pelataran gedung kepolisian resor Yeouido yang tadinya tidak sebegitu ramai kini sedikit dipenuhi oleh beberapa warga ataupun pegawai yang penasaran akan hal yang akan dilakukan oleh kedua remaja kelebihan hormon itu.

Hyeong, tenang saja di sana dan jangan gugup.” pesan Jungkook sambil merogoh smartphone yang sebelumnya sudah dihubungkan dengan sebuah mini speaker portabel.

Di tengah lapangan parkir, Sungjin bertolak pinggang dengan raut muka menahan malu. Entahlah, padahal kemarin saat ia bernazar akan menari Ice Cream Cake di depan umum, itu adalah sebuah kelakar kecil. Namun gaung yang diterima oleh Jungkook justru berbeda, sang pemuda malah menanggapi dengan serius janji hendak berbuat sesuatu jika maksud tercapai yang digagasi oleh Sungjin itu.

Hari ini adalah hari di mana Sungjin akan melakukan ujian praktik mendapatkan lisensi berkendara untuk yang kedua kalinya. Tuhan pun mendukung seratus persen nazar yang hendak dilakukan oleh Sungjin. Pasalnya, dalam remedial kali ini, Sungjin berhasil lulus ujian praktek setelah sebelumnya gagal pada percobaan pertama. Rasa bahagia, bangga dan malu bercampur menjadi satu. Bahagia karena berhasil mengantongi lisensi berkendara dan malu karena akan melaksanakan misi gila di depan khalayak umum, tentunya.

“Siap, ya?” Jungkook memberikan aba-aba dengan gestur jemari tangan yang menghitung mundur dari angka tiga, “it’s showtime!

Title track milik girl  group rookie dari SM Entertainment mengalun di udara. Jungkook mempercepat lagu hingga ke bagian reff di mana Sungjin akan mulai menari dengan enerjik mirip Irene Cs. Kekehan tidak henti-hentinya keluar dari mulut kecil Jungkook. Handy-cam di tangan Jungkook yang berada pada posisi on-cam jadi sedikit bergetar karena pemuda civitas 97 itu yang tidak bisa mengantisipasi kejadian yang pasti akan menghebohkan seisi kantor, bahkan seluruh warga Seoul mungkin.

“Aku tidak tahu mengapa aku melakukan ini. Ya Tuhan, aku sudah gila!”

Tepat pada detik ke-36 dari tembang Ice Cream Cake yang mengudara di pelataran komplek perkantoran Yeouido, Park Sungjin mengukir sejarah. Dengan setengah rasa percaya diri dan sisanya yang diisi dengan kegugupan luar biasa, ia meliukkan badan tegapnya mengikuti koreografi Ice Cream Cake. Beberapa pasang mata yang tertuju padanya, sontak tersenyum geli dan tak lupa mengabadikan momen Sungjin tersebut melalui kamera ponsel masing-masing.

“Wuah, aku tidak percaya kalau kau bisa menari, Hyeong! Kau keren!!” puji Jungkook dengan tulus sembari menekan menu stop pada handy-cam. “Sungguh, kau benar-benar keren! Dan manis, tentu saja.”

Sungjin mendelik kepada sepupunya dengan wajah yang semerah nilai Geografi di raport sekolah, “Aku pasti kehilangan akal sehatku sampai mampu berlaku di luar dari akal sehatku sendiri. Dan kau, Jeon Jungkook, dasar bocah idiot!”

“Santai saja, Hyeong. Lagipula kau tidak perlu marah-marah, ‘kan kau sendiri yang berjanji hendak melakukan ini jika kaululus dalam ujian kali ini. Tidak ada gunanya menyesal, toh nasi sudah menjadi bibimbap.”

Perkataan Jungkook barusan sepenuhnya benar. Pada awalnya Sungjin sudah bernazar dan ketika keinginannya tercapai, ia pun wajib membayar nazar tersebut. Meskipun Sungjin sendiri tidak percaya mengapa ia mampu berbuat sampai sejauh itu, pada akhirnya ia pun tetap berterimakasih kepada Jungkook. Bocah kelas dua SMA yang rela membolos kelas demi dirinya; pemuda Virgo yang membuat Sungjin mampu keluar dari zona konvergensinya hingga berbuat sesuatu yang tidak sempat ia bayangkan.

Ya dia adalah Jeon Jungkook, sepupu terbaik sekaligus teraneh yang pernah Sungjin punya.[]

Advertisements

Escape your thoughts!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s