DAY5 – Like that Sun

day5

The Day-Series

DAY5 – Like that Sun

A song-based story with DAY6 Kim Wonpil

AU!Childhood, Family, Comfort, slice of Life | drabblelebih dikit, song-fict | general

October 2015©

.

There isn’t a single day
That I can live without you –
Like that Sun

.

part of this

Seperti matahari.

Mampu menyinari seantero bumi. Cahayanya tidak lekang oleh waktu. Meski untuk mencapai Neptunus dia mesti melalui jarak ratusan juta cahaya dan puluhan tahun; kehangatannya pun selalu ditunggu.

Begitu pula aku melihat dia seperti itu. Dia selalu menemani hariku, tiada henti. Setiap fajar menyongsong, dengan penuh kasih dia menyibak selimut di atas kasur. Diguncangkan tubuhku dengan lembut, yang masih berselimut kantuk. Senyuman manis itu bertengger.

Tanpa perlu berkata-kata, dia membelai sayang kepalaku. Dikecupnya kening sebagai ucapan selamat pagi. Sentuhan lembut itu sukses mengembalikan kesadaranku. Terasa hangat di kening. Juga di hati.

Dalam diam, dia masih menyongsong ranjang kapuk yang kutiduri. Lengannya mengusap sebelah pipi kananku. Hangat, dekapan yang dia berikan untukku. Sampai hati untuk melelehkan jiwa yang beku. Merampas musim dingin yang siap merajalela di awal Januari.

Keanggunan paras madunya sanggup membuatku lupa. Lupa segalanya. Baik itu pada hal-hal yang harusnya segera kukerjakan ataupun perkara yang kerap membuatku merasa jatuh. Tuhan itu memang selalu adil kepada hamba-Nya.

Dia menggibahiku sesosok bidadari tanpa sayap. Sesosok wanita yang tiada pamrih menyayangiku. Sudi bahkan menukar nyawa tunggal yang dia miliki untukku. Rela pula membanting tulang demi aku yang mati rasa di sini.

Tiada hari bisa aku hidup tanpanya. Sama seperti aku yang setiap malam menunggu agar pagi lekas datang. Hatiku yang selalu memanggil namanya.

Tidak berlebihan pula jika aku memanggilnya Ibu Terhebatku.[]

a/n:

maafkan saya yang telat apdet series ini T_T 

selain faktor M-hehehe- sedikit banyak waktu saya habis dipakai untuk ngerampungin laporan en presentasi T_T huhuhu, bener2 gabisa tidur tenang lah. anyway, maaf curhat, haha. and thank you!!

Advertisements

Escape your thoughts!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s