[Ficlet] of Longing, Emptiness, and Cups

oleac

June 2016©

Of Longing, Emptiness, and Cups

.

Bae Suzy and EXO Oh Sehun | AU, Friendship, slight of Drama, slice of Life, slight!Surrealism | Ficlet | PG 15 |

.

.

“Apabila cangkirku kosong, aku terima kekosongannya. Apabila ia setengah penuh, aku sesali kesetengah-penuhannya.” —Kahlil Gibran

.

.

Ketenangan hati tak pernah Suzy gapai ketika kakinya masih menjejak di dunia yang fana ini. Hatinya selalu diburu oleh keraguan, perjalanan yang yang terhambat, ketidakbulatan tekad, serta pretensi tak beralasan.

Ragu-ragu adalah penyakit yang tidak ada obatnya. Dan, rasa itu semakin menguat seiring dengan terbitnya hari yang baru. Menanggalkan hari-hari yang lama. Rasanya seperti cangkir yang selalu kosong. Atau cangkir yang retak dan hanya bisa diisi oleh kopi dingin. Tanpa rasa, getir menengahi.

Suzy adalah cangkir yang kosong itu. Juga cangkir yang setengah isi kopi dingin itu. Pada sepertiga malam, kekosongannya semakin menjadi. Ketenangan yang menggoyahkan.

Pernah sekali ia bertanya kepada Sehun, si cangkir kopi jahe setengah isi, tentang kesetengah-penuhan yang ia terima. Meringkas gelisah, bingung, dan ragu yang menyelimuti hati dalam keadaan hati yang tak berpilihan.

“Kesetengah-penuhanmu, mungkinkah kauterima?”

“Tentu saja tidak.”

“Lalu?”

“Apabila cangkirku kosong, aku terima kekosongannya. Apabila ia setengah penuh, aku sesali kesetengah-penuhannya.”

Tepat bagi Suzy untuk berkontemplasi tanya dengan sahabat seperti Oh Sehun. Karena ia sahabatnya dan terutama seseorang yang memahami batas-batas.[]


in mood of writting these two. kinda word vomit. dudududu~

Advertisements

9 comments

  1. well
    aku… mikir
    jadi maksud quote di atas itu adalah sebaiknya kita nggak ragu2 dalam membuat suatu pilihan supaya nggak ‘setengah’? actually aku gak begitu paham, apalagi lengthnya juga dibuat drabble. masalahnya kekhasan xian adalah membuat fanfiksi yg bahasanya tdk sederhana dan butuh pemikiran dalam so yeah.
    barangkali aku cuma butuh buka puasa dulu utk memikirkannya lagi :p anyways, ini bagus kok cuman pembacanya aja (aka me) yg rada dodol.
    keep writing!

    Liked by 1 person

  2. Xia eonnie br td comment kangen ff di wp eonnie… Dan sekarang happy ada new ff with my favorite couple yg dipost… Selalu suka dengan gaya tulisan di setiap ff eonnie…ah rasanya bikin baper whakakak… Suka bangey quotes nya… Intinya ketika kita melakukan apapun lakukan dengan sepenuhnya jgn setengah2 sehingga ketika nanti hasilnya entah gagal atau berhasil kita tidak akan menyesalinya… Krn setidaknya kita sudah berusaha sebaik mungkin… Love this fic… Xia eonnie fighting…

    Liked by 1 person

  3. Jujur nggk terlalu ngerti sama quotesnyaa, tpi setelah dipahami betul2 adalah nyambung2nya sedikit kkkkkkk~
    Tpi ficletnya bagus kokk, apalagi make couple favoriteku hehehe
    Ditunggu karya yg lainnya 🙂

    Liked by 1 person

  4. bahasa dalam penulisan author memang sudah tidak diragukan lagi.
    aku mengartikannya jadi memilih untuk menjalani kehidupan itu jangan setengah setengah. sama halnya kalau memilih hal yang lainnya jangan setengah setengah. dan tidak akan ada penyesalan kalau benar benar memilih tanpa keraguan.
    gimanaya intinya mungkin seperti itu, kalau salah berarti aku henar benar yeah rendah dalam sastra wk

    Liked by 1 person

    1. Aww terimakasih sekali atas review-nya. Wah penjelasannya sughoiii!! Eh ngga ada yang namanya rendah dalam sastra :”) sastra itu kan universal dan multitafsir. Kamu bisa dan bebas berspekulasi sesuai dengan pandangan kamu. Hehe.
      aniway makasih sudah baca fict ini^^

      Like

  5. Tulisan kak xian selalu buat aku standby sama kbbi di hape XD sedikit bingung sih menafsirkan quotesnya (aku nggak jago yang beginian) tapi suka sama surrealnya, sehun cangkir luwa* white coffee saja *ditendang*
    Keep writing selalu senpai~

    Like

    1. ah mianhaeeee ku tiada maksud huhu.
      ahay sehun cangkir luw*k white coffee itu biar menjadi nyata juga plis, ingin rasanya kuteguk ia setiap pagi~ wkwkwk. ah, aku juga bingung sejujurnya sama kutipan Mahaguru Kahlil Gibran yang satu itu :3

      Liked by 1 person

Escape your thoughts!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s