[Playlist-Fict] #46: Beautiful Tomorrow

April 2017©

PLAYLIST-FICT NO. 46: Beautiful Tomorrow

Suatu hari, saat kita bertemu sama seperti yang sebelumnya
Aku akan mencoba untuk tersenyum tanpa kata …. —Beautiful Tomorrow by Park Hyoshin

.

.

.

Part of Playlist-Fict

.

.

.

Perhentian berikutnya dari kapsul bergerak yang mengikuti jalur perlintasan rel yang saling terhubung di kota Yokohama membawa Sehun pada stasiun Motomachi-chugakai. Pemuda itu lantas berjalan selama tiga menit dari Marine tower exit nomor 4 menuju Yamashita Park. Salah satu taman yang terkenal di Jepang dan terletak di tepi pelabuhan.

Waktu senja tiba ketika uluran surya menandakan kilaunya pada permukaan air laut yang berona keemasan. Sehun mengaburkan rasa penat setelah bekerja seharian pada alas bangku putih taman yang menghadap ke laut. Melonggarkan dasi lalu menyesap segelas kopi hangat yang sebelumnya ia beli dari minimarket di stasiun.

Dari tempatnya duduk, terlihat seisi kota pelabuhan ikut merayakan kehadiran petang yang lebih awal dengan nyala lampu yang diwakilkan para gedung bertingkat.

Dan, singkatnya petang berubah makin pekat. Diiringi suhu musim semi yang tidak terlalu dingin dan hangat. Masa yang tepat bagi si kembang merah muda kebanggaan Negeri Matahari Terbit mekar dan gugur.

Kelabu pada bola mata pria Korea itu berjingkrak mengikuti rintik cahaya pada alur lintas peristiwa yang terjadi selama satu hari ini. Dimulai dari berangkat ke kantor dengan tergesa-gesa karena terlambat bangun, mendapati kesalahan analisa sehingga langsung ditegur staf senior, kehilangan kupon makan siang, tersiram kopi panas akibat rekan kerjanya yang teledor dan satu dua hal yang sukses mengaburkan hari Senin kedua dalam April ini.

Ya, memang seperti itu keadaannya. Hari senin yang kacau balau. Berharap jika semua yang terjadi hari ini hanya halusinasi hingga ia bisa langsung segera bangun dan tersadar; satu-satunya jalan keluar bagi ia untuk mengakhiri kronik mimpi buruk yang sialnya adalah kenyataan di hari Senin milik Oh Sehun. Namun, ia juga yakin kalau pusing-pusing dan lama-lama terjebak dalam kesialan hari Senin bukanlah hal yang keren.

Hanya karena satu hari Senin yang berubah menjadi hari monster, dunia tidak akan berhenti berputar, kok.

Ia pun tersenyum tipis. Tentu saja karena ungkapan yang penyiar radio lantangkan dalam siaran sore melalui aplikasi streaming online di ponselnya. Dan benar saja, setelah itu, sebuah pengantar dentingan piano melankolis dari lagu milik Park Hyoshin merengkuh Oh Sehun pada satu simpulan akhir tentang hari ini. Selalu ada hari esok yang lebih indah, kira-kira begitu.

Petang kali ini juga melalui siaran radio dari Seoul tersebut, untuk kampung halamannya Sehun jatuh rindu.[]


HALOOOOOOOOOOOOOOOO!!!!!

APAKABAR SEMUANYA HUHUHU? :”””)

hampir setengah tahun ngga nulis dan sekalinya nulis ini hasilnya. makin kaku dan tak berbentuk ya allah :””””

anyway  serius saya kangen sama temen-temen semua di sini :(((((( *pelukin satu-satu*

ya  jadi, beberapa waktu ke belakang ini saya tidak sempat apdet karena satu dua hal yang terjadi, musibah dan jadual padet khas anak semester tua *yha :”)* yang dikejar2 laporan dan kerangka proposal.

jadi maaf maaf sekali atas ketiadaan apdet selama ini 😦

dan ngga lupa, selalu, eyhaaa, terimakasih buat Dreamers yang sempetin mampir ke sini, kalian selalu warbiasah! 🙂

Advertisements

3 comments

  1. HALO KAK XIAAAN ❤
    lama tak jumpa :') masih ingat kah siapa aku? :v
    huhuhu, kangen banget duh sama kamu T_T
    ini tadi blogwalking aja, tapi kok ya tergiur ngeklik ini karena ada mas Sehun.
    Hari senin, kadang kadang itu hari jadi momok untuk semua kalangan (yang kerja yang sekolah yang kuliah, dll) tapi aku setuju sama “Hanya karena satu hari Senin yang berubah menjadi hari monster, dunia tidak akan berhenti berputar, kok.”
    aku juga pernah merasakan rasanya pengen nge skip satu hari itu aja saking capeknya T_T
    ada part yang aku bacanya kurang srek : "satu-satunya jalan keluar bagi Sehun untuk mengakhiri kronik mimpi buruk yang sialnya adalah kenyataan di hari Senin milik Oh Sehun."
    ada dua Sehun disitu, mungkin salah satunya bisa diganti sama kata-ganti-orang lainnya biar lebih enak dibaca 😀
    xoxo
    chioneexo

    Liked by 1 person

    1. ASTINAAAAAAAA KANGENNNNN!!!
      inget dong hehe. Wah makasih atas koreksinya. Setelah kubaca ulang emang agak ganjil hehe dan udah aku benerin😁😁😁

      Nah iya untung mas sehun ini orsng yang positive thinking hahaha. Makasih banyak udah sempetin mampir😁😁😁
      Semoga hari-harimu menyenangkannn

      Like

Escape your thoughts!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s